Sustainability · Materialitas
Penilaian materialitas menentukan isu keberlanjutan mana yang cukup penting untuk dilaporkan. Prosesnya: identifikasi isu, libatkan pemangku kepentingan, nilai dan prioritaskan, lalu validasi. Penting membedakan materialitas dampak (GRI, pengaruh perusahaan ke luar) dan materialitas finansial (IFRS/PSPK, pengaruh isu ke nilai perusahaan); pendekatan keduanya disebut double materiality.
| Lensa | Pertanyaan inti | Rujukan |
|---|---|---|
| Dampak | Bagaimana perusahaan memengaruhi masyarakat/lingkungan? | GRI |
| Finansial | Bagaimana isu keberlanjutan memengaruhi nilai & kinerja? | IFRS S1/S2 → PSPK |
Proses menentukan isu keberlanjutan mana yang cukup penting untuk dilaporkan, melalui identifikasi, keterlibatan pemangku kepentingan, penilaian, dan validasi.
Materialitas dampak (GRI) menilai pengaruh perusahaan ke masyarakat/lingkungan; materialitas finansial (IFRS/PSPK) menilai pengaruh isu keberlanjutan terhadap nilai dan kinerja perusahaan.
Pendekatan yang mempertimbangkan kedua lensa, dampak dan finansial, secara bersamaan.
Agar prioritas isu dapat dipertanggungjawabkan dan pengungkapan kredibel, penting untuk assurance dan kepercayaan pembaca.
SAMCGI mendampingi emiten dan BUMN menata penilaian materialitas dan narasi keberlanjutan, terdokumentasi dan terlacak. Kami menyiapkan disiplinnya, bukan menjanjikan hasil.
Disusun Juni 2026 dari sumber resmi. Regulasi dan praktik dapat berkembang; periksa ketentuan terbaru OJK/IDX/IAI/KNKG sebelum mengambil keputusan. Halaman ini bersifat informatif, bukan nasihat hukum atau akuntansi.